: Alasan masuk pasar (misal: Breakout, Support/Resistance, Moving Average Cross).
=(F2-E2)*G2 (Harga Exit dikurangi Harga Entry, lalu dikali Ukuran Kontrak)
Now, the crash was loud, and his silence was louder.
Buka Excel baru, lalu buat baris paling atas (Baris 1) sebagai judul kolom-kolom berikut: No | Tanggal | Aset | Posisi | Entry Price | Stop Loss | Take Profit | Exit Price | Volume (Lot) | Gross PnL | R-Multiple | Catatan/Alasan Langkah 2: Memasukkan Rumus Otomatis untuk Gross PnL jurnal trading excel
Insert a Pivot Table to answer critical questions:
Mencatat saja tidak cukup; Anda harus menganalisis. Jadwalkan waktu setiap minggu atau bulan untuk membuka jurnal Excel Anda, melihat metrik-metrik kunci, dan menarik pelajaran. Tanyakan pada diri sendiri: Pola apa yang muncul? Di mana saya kehilangan uang terbanyak? Emosi apa yang paling merugikan? Membaca jurnal mingguan memberikan Anda pandangan "makro" yang tidak akan Anda dapatkan jika hanya melihat layar chart setiap hari.
Untuk membuat spreadsheet yang fungsional, Anda perlu membaginya menjadi beberapa kategori dasar yang harus diisi segera setelah Anda mengeksekusi entry atau exit . 1. Informasi Waktu dan Aset (Trade Details) Kolom ini adalah identitas dasar dari transaksi Anda. Kapan Anda masuk dan keluar dari pasar. Jadwalkan waktu setiap minggu atau bulan untuk membuka
The market was volatile. The news was scary. But the Excel sheet was calm, organized, and waiting for the truth.
Selamat mencoba dan tetap konsisten!
: Rasio antara risiko nyata dengan keuntungan nyata yang didapat. Win Rate : Persentase kemenangan dari total seluruh trade. Emosi apa yang paling merugikan
Ini adalah grafik paling jujur tentang performa Anda.
: Berikan warna hijau otomatis (Conditional Formatting) untuk trade yang "WIN" dan warna merah untuk "LOSS". Ini memberikan stimulus visual yang jelas tentang performa Anda.
: Hasil bersih dalam bentuk nominal uang dan persentase.
Jurnal trading Excel adalah alat gratis terbaik untuk mencatat, mengevaluasi, dan meningkatkan performa trading Anda secara konsisten. Banyak trader gagal bukan karena strategi yang buruk, melainkan karena mereka tidak tahu di mana letak kesalahan mereka. Tanpa data historis yang rapi, Anda seperti menyetir mobil di malam hari tanpa lampu depan.